Kamis, 04 April 2013

Amazing Thailand - Persiapan

Setelah berkutat dengan video perjalanan ke Thailand (Phuket dan Bangkok), akhirnya berkesempatan juga mengisahkan perjalanan melalui tombol-tombol papan ketik. Inilah kisah ku... jreng... jreng... tetot.......

Merencanakan liburan ke Phuket dan Bangkok pada 20-25 Maret 2013. Semula hanya seorang teman yang akan menemani perjalanan ini, namun kemudian menyusul dua teman lain bergabung. 

Bagaimana persiapannya????

1. Transportasi

    Pencarian penerbangan telah dilakukan sejak bulan Desember 2012. Jatuhlah pilihan pada AirAsia untuk memberangkatkan ke Phuket. Dijadwalkan berangkat dari Soetha tanggal 20 Maret 2013 jam 17.20 dan tiba di Phuket Int'l Airport jam 20.10. Tiket berangkat berhasil didapatkan seharga Rp632.000, namun dua teman yang nyusul mendapatkan harga yang lebih tinggi.

    Untuk kembali ke Jakarta pilihan jatuh ke TigerAirways yang dijadwalkan take off dari Suvarnabhumi Airport Bangkok tanggal 25 Maret 2013 jam 11.15 dan tiba di Jakarta jam 14.55. Tiket pulang ke Jakarta didapatkan seharga THB2989, dan dua teman yang nyusul lagi-lagi mendapatkan harga yang lebih tinggi.

    Dari Phuket menuju Bangkok lebih memilih Bus daripada pesawat, selain harganya lebih murah dan menghemat biaya penginapan (perjalanan dilakukan malam hari), juga berharap perjalanan darat 12 Jam dengan transportasi umum di negeri orang akan menjadi pengalaman seru dan berharga. Dari informasi yang dikumpulkan, ada berbagai macam kelas dan jadwal keberangkatan menuju Bangkok, tiket dapat diperoleh di Phuket Bus Terminal.

2. Penginapan

     Berhubung harga kamar di Thailand cukup terjangkau dan juga rencana awal cuma berdua, private room menjadi pilihan daripada dormitory. Inilah penginapan yang dipesan:

Nirvana Inn Phuket
20/12 Sirirart Rd., Patong, Phuket
20-22 Maret 2013
Rp630.808/Malam

Ibis Sathorn Bangkok
Soi Ngam Duphli Rama Sathorn
23-25 Maret 2013
Rp.767.689,28/Malam

     Pemesanan Nirvana Inn Phuket melalui www.agoda.com sedangkan Ibis Sathorn Bangkok langsung via official webiste hotel di www.ibis.com

3. Itinerary

    Guna memudahkan perjalanan selama di Thailand dibuat rencana perjalanan berdasarkan kedekatan lokasi dan kenyamanan yang memuat lokasi obyek, waktu tempuh menuju obyek dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mejelajahi obyek. Rencana perjalanan ini juga berguna untuk menetukan obyek-obyek mana yang dapat dipesan secara online, sehingga mendapat kepastian harga, tidak perlu membawa uang tunai terlalu banyak dan siapa tahu dapat potongan harga. Rencana perjalanan bersifat flesibel. menyesuaikan kondisi lapangan.
      
      Berikut itinerary singkat selama di Phuket dan Bangkok:
Hari I
Penerbangan Jakarta-Phuket
Cek In di Nirvana Inn
Jalan-jalan malam di Bangla Road

Hari II
Tour Phi Phi Island
Pertunjukan Simon Cabaret

Hari III
Cek Out dari Nirvana Inn
Menjelajahi Phuket Town
Perjalanan darat menuju Bangkok

Hari IV
Tiba di Bangkok
Mengunjungi Grand Palace, Wat Pho dan Wat Arun
Makan siang di Kaosan Road
Cek In di Ibis Sathorn Bangkok
Suan Lum Market Bazaar

Hari V
Madame Tussauds
Jim Thompson's House
Cathuchak Market
Patpong Night Market

Hari Vi
Penerbangan Bangkok - Jakarta

     Tiket Madame Tussauds dapat dibeli secara online dengan potongan harga 50% (tuhkan dapat potongan harga), tiket dijual secara online THB400 dari harga asli THB800. Tiket online diperoleh di http://www.madametussauds.com/Bangkok/ dan berlaku untuk satu bulan (tidak terikat pada tanggal tertentu).

     Pertujukan Simon Cabaret juga menawarkan pembelian online, namun Miss Ladda memberikan harga tiket yang lebih murah. Siapa Miss Ladda? Miss Ladda adalah seorang travel agent yang cukup beken di kalangan pelancong kaskus, menghubungi Miss Ladda untuk setidaknya mendapatkan harga pasar atas Tour Phi Phi Island dan Simon Cabaret. Miss Ladda menawarkan paket tour Phi Phi Island seharga THB1200 dan Simon Cabaret (termasuk antar jemput hotel - simon) seharga THB700 untuk bangku VIP. Rencannya tour Phi Phi dan tiket Simon Cabaret akan dibeli setelah tiba di Phuket.

    Itulah sedikit persiapan untuk menuju Thailand, nantikan laporan perjalanannya. :-)

Rincian Pengeluaran di Jakarta:
Tiket Jakarta - Phuket          Rp632.000
Tiket Bangkok - Jakarta       Rp971.425 (THB2989 x kurs 325)
Nirvana Inn                          Rp630.808 (Rp630.808/2 org x 2 mlm)
Ibis Sathorn                          Rp767.689 (Rp767.689/2 org x 2 mlm)
Tiket Madame Tussauds       Rp136.400 (THB400 x kurs 341)
Total                                  Rp3.138.322

        

Rabu, 12 Desember 2012

Mengejar Senja

bentangan senja dari  tempat terindah



    Teddys Bar Kupang, 8 Oktober 2011




Tanah Lot Bali, 16 Nopember 2010


Rooftop HomeStay RumahKu, Tuban, Bali, 27 januari 2011




    Senggigi Beach Hotel - 6 Desember 2012




Kamis, 13 Oktober 2011

Hewan Menyebrang Jalan

 Lokasi: Pelabuhan Tenau Kupang


Lokasi : Gianyar - Bali


Seekor Elang Menyeberangi Langit Gianyar, Bali


Lokasi: Gili Trawangan - NTB


Sebuah Sel Telur Menyeberang dari Induk Kupu-Kupu, Tabanan, Bali



Mencoba Menyebrangi Papan Identitas, Bali Butterfly Park

Rabu, 14 September 2011

Twitter, Seluruh Dunia Harus Tahu

Seluruh Dunia Harus Tahu!!
(yah, mungkin terasa berlebihan, tapi suka-suka lah, ini kan blog ku)

Terdapat beberapa situs di kantor yang hanya bisa diakses di jam tertentu. Facebook, twitter, dan youtube merupakan sebagian situs yang hanya bisa dikunjungi di luar jam kerja. Banyak pertimbangan mengapa kebijakan ini diambil, seperti kapasitas jaringan dan kaitan dengan produktivitas kerja.

Namun, sebuah rahasia terkuak siang ini.

Sebenarnya twitter sudah di blokir hampir setahunan yang lalu, masih ketika tidak banyak orang tahu tentang twitter. Disaat hanya sedikit saja orang di kantor yang mempunyai akun twitter. Selama ini jawaban - jawaban normatif yang diberikan ketika ditanya kenapa twitter di blokir.

Namun, sebuah jawaban berbeda diberikan siang ini.

Aku : "kenapa sih twitter yang isi nya cuma tulisan aja diblokir?"
Dia  : "mau tau nggak alasan sebenarnya"
Aku : "apa'an??"
Dia  : "dulu twitter diblokir karena ADA LAPORAN DARI ORANG RUANGAN MU KALAU KAMU    SUKA MAIN TWITTER"
Aku : "????!!!!!!!"
Dia  : "jadi mas mawar (identitas asli pada redaksi) telepon ke Boss ku, minta agar twitter diblokir karena kamu suka main twitter"
         "trus boss nanya ke aku, twitter itu apasih, ini ada yang minta diblokir"
Aku : (mau nelen makan siang aja masih susah)
Dia  : "itulah sejarah kenapa twitter diblokir di kantor kita"


Sekarang disaat twitter sudah merasuki seluruh pegawai, ketika jumlah pemilik akun twitter mendekati jumlah pemilik akun facebook, teman - teman kantor sudah tidak leluasa menikmati mikroblog itu.

yah, seluruh dunia harus tahu cerita ini hahahaha


*melirik mas mawar yang lagi asik main game balap mobil di jam kerja*
         

Selasa, 01 Maret 2011

SPM Palsu atau SPM Fiktif ???

Pelayanan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta II hari ini terhambat. Dua kali datang ke KPPN II dan mendapati seluruh pegawainya, termasuk Front Office (FO) yang bertugas menerima Surat Perintah Membayar (SPM) tidak berada ditempat. Sedangkan Satuan Kerja (satker) yang berniat mengajukan SPM sudah nampak memenuhi ruang tunggu KPPN II. "Sedang Rapat" itulah lontaran yang muncul ketika satker saling bertanya kemana petugas FO nya, tidak ada kejelasan lain. Akhirnya sebuah link berita di detik.com cukup memberikan sebuah jawaban apa yang sebenarnya sedang terjadi.


Sebuah kasus sedang menimpa KPPN Jakarta II, seorang pegawai dan mantan pimpinan disana sedang terjerat kasus pidana, ES dan AIS. ES adalah mantan FO yang sampai sekarang masih bertugas di KPPN II dan AIS merupakan mantan Kepala Seksi yang kini menjadi kepala KPPN di daerah terluar Indonesia.

SPM Fiktif atau SPM Palsu demikian disebut atas kasus tersebut. Apa benar SPM itu fiktif atau palsu??

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, 'Fiktif' memiliki definisi bersifat fiksi. 'fiksi' mengandung arti rekaan; khayalan; tidak berdasarkan kenyataan. Sedangkan kata 'palsu' didefinisikan tidak tulen; tidak sah; lancung; tiruan; gadungan; curang; tidak jujur; sumbang. Sehingga, secara sederhana dapat disimpulkan bahwa SPM fiktif/palsu adalah SPM yang tiruan, gadungan, atau rekaan.

Pertama, SPM dibuat dengan sebuah aplikasi (Aplikasi SPM) yang dibagikan dan terdapat di masing-masing Satker. Saat instalasi aplikasi SPM, akan dimasukkan pula Pagu Anggaran Satker. Aplikasi SPM mengalami perubahan setiap tahun. Ketika perekaman, SPM yang berhasil terekam hanya yang Pagu kegiatannya tersedia.

Kedua, SPM dikirim dalam bentuk hardcopy (cetakan SPM dan kelengkapannya) dan softcopy (ADK). Petugas FO akan memeriksa kelengkapan dan keaslian cetakan SPM beserta kelengkapannya, sedangkan ADK akan memastikan bahwa pagu kegiatan memang benar tersedia dan SPM dibuat dengan Aplikasi SPM yang telah dibagikan. Sistem akan otomatis menolak SPM yang salah pembebanan Pagu, apalagi yang tidak tersedia Pagunya. Juga akan menolak SPM yang dibuat dengan aplikasi tahun lalu, apalagi jika dibuat tidak dengan aplikasi yang sesuai.

dari dua point tersebut dapat disimpulkan bahwa SPM yang masuk ke KPPN adalah SPM yang Pagu kegiatannya telah dianggarkan dan SPM yang dibuat dengan aplikasi yang benar.

Ketiga, SPM hanya bisa dikirim oleh Pegawai Satker yang memiliki KIPS (Kartu Identitas Petugas Satker). Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) juga hanya bisa diambil oleh pegawai yang memiliki KIPS.

Keempat, setiap bulan akan dilakukan rekonsiliasi data antara catatan satker dengan catatan KPPN. Rekonsiliasi ini akan menunjukkan perbedaan antara pencatatan Satker dan KPPN. Jadi, jika ketika rekonsiliasi tidak ada perbedaan maka bisa dipastikan bahwa semua SP2D yang dikeluarkan oleh KPPN untuk satker telah masuk dalam catatan satker tersebut.

dari point tiga dan empat dapat disimpulkan bahwa setiap pengiriman SPM dan pencairan SP2D pasti diketahui oleh satker.

Dalam kasus yang menimpa dua rekan di KPPN II ini, disebutkan bahwa perusahaan fiktif (PT. Cipta Surya Cemerlang) membuat SPM Palsu yang SEOLAH-OLAH dikeluarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum (PU) agar KPPN membayar Rp 8,9 Miliar untuk proyek pengerjaan jembatan fiktif. Berdasarkan empat kondisi yang diuraikan diatas, dapat dikatakan bahwa SPM dalam kasus ini BUKANLAH SPM PALSU karena:
  • SPM dibuat dengan aplikasi SPM yang sesuai
  • SPM dibuat atas kegiatan yang telah dianggarkan (pagu tersedia)
  • dan dapat dipastikan bahwa satker mengetahui adanya penerbitan SPM tersebut dan telah menerima SP2D atas SPm dimaksud. Jika Satker tidak mengetahui adanya penerbitan SPM itu, maka akan terdeteksi saat rekonsiliasi bulan itu bukan setelah dua tahun lebih.

Jika bukan SPM palsu/ fiktif, lantas apakah itu???
"SPM dengan KEGIATAN FIKTIF"
Yang fiktif bukan SPM melainkan kegiatan yang hendak dibiayai dengan SPM tersebut.
Yang palsu bukan SPM melainkan bukti-bukti yang menjadi kelengkapan SPM tesebut.

Siapakah yang bertanggung jawab atas Kegiatan Fiktif dan Bukti Palsu??

Dalam UU No.1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan telah jelas disebutkan bahwa Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran berwenang menguji kebenaran material dan meneliti kebenaran dokumen. Disebutkan juga, Pejabat yang menandatangani dan/atau mengesahkan dokumen yang berkaitan dengan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas beban APBN/APBD bertanggung jawab atas kebenaran material dan akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti dimaksud.

Dengan demikian, sesuaikah ketika yang ditahan adalah ES (saat itu bertugas sebagai FO yg memeriksa SPM tersebut) dan AIS (yang menandatangani SP2D atas SPm tersebut)????

demikian, semoga mencerahkan



*penulis hanyalah mitra KPPN Jakarta II, bukan pribadi yang tahu banyak tentang proses perbendaharaan, so CMIIW :)



Selasa, 22 Februari 2011

Inspirasi


Secara mendadak aku harus pulang ke malang hari ini. Mendadak, hanya pemberitahuan lewat pesan singkat dari BNI Malang "Pagi Pak Dimas Agung, sy elfin dari Mlg Anggun, krn bpk sdh di acc bank, maka kami menjadwalkan Bpk utk realisasi di BNI Cab Mlg, kamis 24feb 2011. Jam 10pagi,tq." yang aku terima. Pesan singkat yang membuat aku bahagia karena realisasi KPR itu tuntas juga, tapi juga sedih karena harus merogoh kocek di tanggal yang mulai menua.

Alhamdulillah, hal hal serba mendadak berikutnya aku lalui dengan sedikit hambatan. Ijin pulang dari kantor yang didapat 8 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta, begitu juga tiket yang diperoleh tidak sampai lima jam.

Alhamdulillah, segala target kerja yang terjadwal selesai ketika cuti pun bisa selesai sebelum absen pulang hari ini.

Menunggu absen pulang dan tak sabar tiba di stasiun gambir yang aku lakukan sekarang. Menunggu.. Menunggu.. dan Melamun.. Tiba-tiba di tengah lamunan muncul sebuah pesan Gtalk:

"udah kreatif....bikin blog segala hehe"
"lumyan drpd melamun"

Hati menjawab, "eh iya yah, aku kan udah punya blog, kenapa gak nulis aj daripada ngelamun gini"

Mulai lah pencarian inspirasi.........
Gak Nemu.. Gak Nemu.. BUNTU OTAK KU!!! Twitteran aja deh..

Dan aku nemu sesuatu di Time Line sore ini, twitt dua insan yang tidak saling memention tapi jika diperhatikan seksama seolah-olah sedang ada obrolan dua arah. Apakah emang seperti itu??

Pelaku: @Delima
@Anggrek

@Anggrek
akhir² ini kurang tidur, makan ga teratur, jadi kayanya wajar kalau sekarang gue drop...

@Delima
Iss laper kali pun --"

@Anggrek
emangnya ga baca timeline² saya? kok bisa sih se-tenang itu? saya mau dong bisa seperti itu..
Yaudahlah yah.
@Delima
Kan aku lagi diluar --" ngertii knpa !

@Anggrek
stand with my own foot, and stop expect anything...

@Delima
Padahal gak ada niat apa ² nya . Tapi dia mikir kayak gitu ..

@Anggrek
terima aja, kan emang saya yang harus ngalah...

@Delima
Tapi aku lagi diluar loh --" kalo dibaca ² nanti gmna ! Pikirin posisi aku knpa . Dulu aku opname juga gk manja ² kok !

@Anggrek
bukan cuma yang tertulis... gue ga butuh... butuh yang nyata...!!!

@Delima
katanya mau ngertiin . Toh aku bukan ngapain ² nyaa --"

@Anggrek
iya, memang harus aku yang ngerti... tapi ingat, kan aku lagi kurang sehat, ngerti kenapa?

@Delima
Kalo sakit knpa gak istirahat sih ?? (ˇ_ˇ'!l)

@Anggrek
karna aku ada untukmu, walau ga ada secara fisik, aku hadir secara support...
yaudahlah, intinya memang harus saya yang tetap mengerti... lalu kira2 siapa yg mengerti saya?

Selasa, 15 Februari 2011

MATAHARI itu AKU



Matahari itu Aku. Bola pijar yang tidak pernah peduli orang mengeluh kepanasan atau bersyukur mendapat pancaran. Dia santai berjalan.

Matahari itu Aku. Bintang kecil yang setia bersinar saat makhluk memulai harinya. Dia harapan baru.

Matahari itu Aku. Benda panas yang energinya terasa oleh seluruh penghuni bumi. Dia diterima dimanapun.

Matahari itu Aku. Pusat sumber tenaga yang menggerakkan fotosintesis dan pemilik sinar UV perusak kulit. Dia memiliki kelebihan dan kekurangan.

Matahari itu Aku. Bintang terdekat dengan bumi yang menghidupkan tata surya. Dia berpengaruh.

Matahari itu Aku. Kumpulan gas yang kekuatan pancarnya bisa mengakibatkan kebutaan. Dia mampu berbahaya.

Matahari itu Aku. Pusat peredaran yang karena pancaran energinya bumi tetap hangat bagi kehidupan. Dia bersahabat.

Matahari itu Aku. Sang surya yang setiap hari bersinar dari timur ke barat. Dia setia dan konsisten.

Matahari itu Aku. Sumber energi panas yang menguasai 98% tata surya. Dia Dominan.

Matahari itu Aku. Kalian itu Bintang. Setiap bintang memiliki sinar di langit tapi ketika Matahari datang, sinar Bintang tiada berarti lagi.

Matahari itu Aku. Aku itu Matahari. Semangat ketika terjatuh. Tempat dimana berlari. Waktu menangkap mimpi.

*mimpi dengan kerja keras sebagai jalan bukan jawaban